Ramos

Sergio Ramos Selalu Membuat Kejutan

Sergio Ramos Selalu Membuat Kejutan

Tandukan sang kapten mengantarkan Real Madrid ke perempat final. Ramos merayakan penampilannya yang ke-100 dengan sangat indah. Setelah diawali dengan tendangan sudut yang dilakukan Kroos, dan Ramos kembali mencetak gol, meski terhitung gol bunuh diri Mertens. Lantaran bola sempat mengenai kepala winger Napoli tersebut. Padahal jika gol tersebut sah, Ramos akan menyamai rekor Roberto Carlos sebagai bek Madrid yang paling tajam kedua dengan mencetak 68 gol. Bek 30 tahun itu pun terlihat gusar lantaran merasa gol keduanya dirampas oleh UEFA yang tak mengakui itu sebagai golnya. “UEFA sudah merenggut satu gol saya yang semestinya dua gol,” katanya setelah pertandingan.

namun, Ramos bersyukur dia tampil sebagai protagonis di laga spesial. Ya, Selasa itu, dia sedang merayakan pertandingan ke-100 alias centenario di pentas Eropa. “Apa yang lebih baik selain merayakan laga ke-100 (di Eropa) dengan mencetak gol. namun yang paling membuat saya bahagia adalah jika melihat Barcelona kalah, saya pasti akan tidur lebih nyenyak” tuturnya.

Apa pun keputusan UEFA, tidak mengecilkan peran besar Ramos di Madrid. Pujian pun mengalir deras dari rekan-rekannya. Keylor Navas menyebutnya, bek dengan insting striker dan bersyukur Ramos selalu ada saat dibutuhkan tim. Marcelo Vieira menjulukinya sang pejuang, dan yakin Ramos bisa membuat banyak sejarah di Madrid.

Di sisi lain, laga di San Paolo melejitkan kembali kemampuan Kroos dan Ramos dalam bekerja sama. Kroos tampil baik di sisi kanan dan Ramos menjadi senjata pemukul bagi Madrid atas lawannya. Meskipun rival-rival Los Blancos mengetahui bahayanya Ramos, namun mereka tetap kesulitan untuk membendungnya. Terlebih didukung tendangan sudut Kroos yang memiliki kelengkungan dan ketinggian yang hanya bisa dituntaskan oleh Ramos, makin meyulitkan lawan.